Raksasa Properti China, Evergrande Group, Mengajukan Kebangkrutan

Dewuna.com – Dalam pengumuman yang mengguncangkan pasar global, Evergrande Group, perusahaan properti terbesar di China, secara resmi telah mengajukan perlindungan kebangkrutan di pengadilan AS sebagai bagian dari upaya restrukturisasi utang yang sedang mereka lakukan. Mengutip sumber-sumber dari Reuters, perusahaan dengan utang lebih dari US$300 miliar ini mengajukan perlindungan di bawah Bab 15 dari kode kebangkrutan AS, dengan harapan melindungi diri dari tuntutan kreditur dan aset yang mungkin terikat di Amerika Serikat.

Pengajuan kebangkrutan ini adalah bagian dari prosedur yang diperlukan untuk melakukan restrukturisasi utang luar negeri perusahaan. Jumlah total utang yang terlibat dalam restrukturisasi ini mencapai US$31,7 miliar, yang melibatkan berbagai instrumen keuangan seperti obligasi, jaminan, dan kewajiban pembelian kembali.

Evergrande sebelumnya telah menjadi simbol dari krisis utang yang menghantam sektor properti China. Sektor ini merupakan bagian penting dari ekonomi China, dan krisis ini telah menyebabkan penurunan penjualan, pembangunan properti yang terhenti, dan merusak kepercayaan investor. Bukan hanya dampak pada ekonomi domestik yang terasa, tetapi juga risiko kontaminasi keuangan yang dapat memiliki konsekuensi merugikan pada ekonomi yang sudah dalam kondisi lemah.

Morgan Stanley juga telah merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi China untuk tahun 2023. Mereka memproyeksikan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) China akan tumbuh sebesar 4,7 persen, turun dari perkiraan sebelumnya yang mencapai 5 persen. Situasi ini mencerminkan dampak luas dari krisis sektor properti terhadap berbagai aspek perekonomian China.

Evergrande sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai situasi ini. Namun, pengajuan kebangkrutan ini menandai langkah signifikan dalam usaha perusahaan untuk mengatasi masalah utang yang dihadapinya dan berusaha untuk merevitalisasi bisnis properti yang pernah berjaya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *