Calon Presiden Ekuador Ditembak Mati, Kartel Sinaloa Dicurigai Terlibat

Ekuador, Dewuna.com – Calon presiden Ekuador Fernando Villavicencio ditembak mati pada Rabu (9/8/2023) malam. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tak tertolong. Sejumlah pihak menduga Kartel Sinaloa terlibat dalam pembunuhan ini.

Villavicencio adalah seorang jurnalis dan aktivis anti-korupsi yang terkenal kritis terhadap Kartel Sinaloa. Ia sering mengkritik kartel tersebut atas perdagangan narkoba dan kekerasan yang mereka lakukan di Ekuador.

Pada bulan Februari 2023, Villavicencio sempat melaporkan bahwa ia telah menerima ancaman pembunuhan dari Kartel Sinaloa. Ia mengatakan bahwa para pembunuh telah mendatangi rumahnya dan mengancam akan membunuhnya jika ia tidak berhenti mengkritik kartel tersebut.

Kematian Villavicencio telah menimbulkan kekhawatiran tentang meningkatnya kekerasan yang disebabkan oleh Kartel Sinaloa di Ekuador. Kartel ini telah beroperasi di Ekuador selama bertahun-tahun dan telah terlibat dalam perdagangan narkoba, penculikan, dan pembunuhan.

Pemerintah Ekuador telah melakukan berbagai upaya untuk memberantas Kartel Sinaloa, tetapi kartel ini tetap menjadi salah satu kelompok kriminal terkuat di negara tersebut. Kematian Villavicencio menunjukkan bahwa Kartel Sinaloa masih mampu melakukan kekerasan dan intimidasi terhadap mereka yang mengkritiknya.

Baca juga : Calon Presiden Ekuador, Fernando Villavicencio, Tewas Ditembak Saat Kampanye

Siapa Kartel Sinaloa?

Kartel Sinaloa adalah salah satu kelompok kriminal terkuat di dunia. Kartel ini didirikan pada tahun 1980-an oleh Joaquín “El Chapo” Guzmán Loera. Kartel Sinaloa beroperasi di Meksiko, Amerika Serikat, dan berbagai negara lain di seluruh dunia.

Kartel Sinaloa, yang dianggap sebagai organisasi perdagangan narkoba terbesar dan terkuat, merupakan aliansi beberapa pemimpin kriminal papan atas di Meksiko. Mereka bekerja sama untuk melindungi diri, memiliki koneksi tingkat tinggi, dan bahkan merusak bagian dari aparat penegak hukum dan militer untuk menjaga dominasi mereka atas pesaing.

Kartel Sinaloa terlibat dalam berbagai kegiatan kriminal, termasuk perdagangan narkoba, penculikan, dan pembunuhan. Kartel ini juga memiliki pengaruh yang besar di politik Meksiko.

Kematian Villavicencio adalah bukti bahwa Kartel Sinaloa masih menjadi ancaman bagi masyarakat Ekuador. Pemerintah Ekuador perlu melakukan lebih banyak upaya untuk memberantas Kartel Sinaloa dan melindungi masyarakat dari kekerasan yang disebabkan oleh kartel ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *