Apresiasi dari Menteri Koperasi Terkait Layanan Gedung Malang Creative Center

Bisnis

Indonesia Menyapa, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM RI terus berupaya mendorong UMKM untuk bisa berkembang lebih baik lagi. Salah satunya dengan penyediaan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di daerah-daerah.

Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki menyampaikan, dengan adanya PLUT ini diharapkan bisa bermanfaat bagi pelaku UMKM. Selain itu, PLUT diharapkan benar-benar menjadi entrepreneurhub bagi anak-anak muda kreatif.

Hal itu, disampaikan saat menghadiri kegiatan PLUT-KUMKM Summit Tahun 2024 di gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang. Dia mengaku cukup senang dan mengapresiasi adanya MCC sebagai wadah bagi para pemuda dan pelaku UMKM.

Menurutnya, cara Pemkot Malang dalam memberdayakan UMKM yang ada melalui keberadaan Gedung MCC bisa menjadi motivasi bagi daerah lainnya.

“Lahirnya silicon valley juga seperti ini, kasih tempat berkreasi bagi anak muda, dibantu untuk menghubungkan ke investor. Jangan sampai PLUT menjadi gedung yang kosong atau hanya menggelar pelatihan-pelatihan saja,” ujarnya pada Jumat (26/4/2024).

Teten berkeinginan, layanan dan fungsi PLUT di seluruh daerah dapat membantu UMKM menjadi center of excellence dan economy hub. Dikatakan Teten, selama ini, UMKM di Indonesia hanya berkutat pada tiga sub sektor utama yakni kuliner, fesyen dan kriya.

“UMKM kita masih mandiri, belum terhubung dengan industri, supply chain, dampaknya panjang, sulit mengakses teknologi, akses permodalan dan sebagainya,” terangnya.

Dikatakannya, bahwa pelaku UMKM harus melakukan transformasi digital seperti pemasaran terhadap produk yang dijualnya. Sejauh ini, dari 64 juta UMKM di seluruh Indonesia masih 22,8 juta atau 33,6 persen yang sudah melakukannya.

Dia juga mendorong bagi para pelaku UMKM terus produktif, inovatif dan kreatif.

“Perlu terus membangun dan menumbuhkan mindset entrepreneur yang harus produktif, inovatif dan kreatif. Jangan sampai produknya itu-itu saja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, diluar tiga sub sektor utama (kuliner, fesyen, dan kriya) itu Indonesia memiliki potensi produk unggulan di bidang aquaculture dan agriculture yang bisa dikembangkan.

“Dari setiap daerah mudah-mudahan ada startup baru di Agriteknologi yang bisa dilakukan inkubasi, dan bisa dihubungkan dengan investor dan buyer supaya UMKM kita kuat,” katanya.

Pemerintah Indonesia memiliki harapan di tahun 2045 untuk pendapatan perkapita masyarakat Indonesia bisa mencapai 30 ribu USD. Sedangkan, 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari sektor UMKM.

“Untuk menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045 ditargetkan pendapatan masyarakat tertinggi 30 ribu USD, hari ini kita masih 4.500 USD, saya sih tidak muluk semoga bisa mencapai ya 13.200 USD sudah bagus,” tandasnya.

 

Sumber: Menteri Koperasi Apresiasi Layanan Gedung Malang Creative Center (detik.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *