Partisipasi Pemilih Disabilitas di NTT Mencapai 78,48 Persen

Kupang, Indonesia menyapa. Com
Pemilu Serentak 17 April 2019 yang lalu berlangsung dengan baik dengan partisipasi Yang mencapai angka 80% diatas partispasi nasional yang 77,9%. diantaranya partisipasi pemilih disabilitas sangat tinggi di NTT dan baru pernah terjadi yaitu 70-an %.
Jumlah pemilih disabilitas 15.443 orang laki-laki 6.811 perempuan 8.612. Gunakan hak pilih adalah 12.119 pemilih atau  78,48%.

Hal ini disampaikan ketua KPU NTT Thomas Dohu saat melakukan Sosialisasi dengan Thema “Terima Kasih Telah Memilih Dalam Tahun 2019” di Hotel Neo Aston Kupang, Senin (2/12/2019).
Dikatakan bahwa untuk pertama kalinya KPU NTT peroleh peringkat 3 partisipasi pemilih disabilitas yang capai 78,48% dengan 12.119 pemilih disabilitas

” Untuk pemilih disabilitas, KPU Nusa Tenggara Timur mendapatkan apresiasi peringkat ketiga dalam kenyamanan disabilitas berpatisipasi dalam pemilihan dengan jumlah disabilitas 12.119 pemilih disabilitas mencapai 78,48%.” Ungkap Thomas Dohu.

Capaian ini dikarenakan partisipasi pemilih disabilitas meningkatkan dan kenyamanan yang mudah bagi mereka. Adapun Jumlah pemilih disabilitas adalah 15.443 orang diantaranya, laki-laki 6.811 dan perempuan 8.612. Gunakan hak pilih adalah 12.119 pemilih atau 78,48%.

Pada kesempatan tersebut, Komunitas Tuli Kupang yang diwakili oleh Ricard, mengucapkan terima kasih kepada KPU dan KPPS yang yang telah giat mensosialisasikan proses pemilihan sejak awal sehingga pada saat pemilu di TPS petugas KPPS sangat membantu dan ramah dengan sistem pemilih yang inklusi.
dan juga berterima kasih karena semua sarpras akses bagi kelompok disabilitas tuli dan dengan pelayanan yang khusus serta ramah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU NTT tersebut, dihadiri Ketua KPU NTT Thomas Dohu, dan amggota KPU Provinsi NTT Yosafat Kolly, Agus Kefi, Jefri A.Galla, Franssizkus L.Diaz, dan Lodowyk Frederick memandu kegiatan sosialisasi, Komunitas Peduli Pemilu, LSM Bengkel Appek, LSM Sanlima, Komunitas Tuli Kupang, PERSANI, PERTUNI, Himpunan Mahasiswa Islam(HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), PPK Kota Kupang, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Komita Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, awak media cetak, elektronik dan online, Komunitas Orang Muda Katolik (OMK) dan Persatuan Mahasiswa Lembata
(CP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *