BNNP NTT Berhasil Ungkap Tiga Tersangka Peredaran Gelap Narkotika di Kabupaten Manggarai Barat

Kupang, Indonesia menyapa
Com
Badan Narkotika Nasional Provinsi NTT telah berhasil mengungkap dan menangkap tiga oknum tersangka pengguna dan peredaran gelap Narkotika di Kabupaten Manggarai Barat. tiga tersangka tersebut berinisial MT, TAT, dan SL.

Yuli Beribe, dari BNNP NTT bidang pemberantasan tindak pidana narkotika kepada wartawan saat mengelar jumpa pers di kantor BNNP NTT, rabu (14/11/2019) mengatakan bahwa BNNP NTT, dalam hal ini bidang pemberantasan tindak pidana Narkotika sudah melakukan tugasnya yakni mencapai target yang diberikan oleh BNNP RI kepada BNNP NTT dan melalui bidang pemberantasan tindak pidana narkotika , target yang diberikan yakni 5 target sudah terpenuhi dan telah berhasil mengungkap dan menangkap 3 orang tersangka peredaran gelap narkotika.

Disamping itu, dr Daulat Samosir selaku penanggung jawab klinik pratama BNNP NTT, juga menyampaikan bahwa barang bukti yang berhasil diungkap antara lain 1 paket Narkotika jenis Methamfetamin atau Shabu dengan berat Netto 0,0078 Gr. dan sudah melalui uji Laboratorium. barang bukti lain, 3 batang pipet kaca atau pirex dan beberapa barang bukti lainnya. Semua barang bukti yang telah di ungkap oleh BNNP NTT merupakan barang bukti yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika.

Terkait diungkapnya tiga orang tersangka peredaran gelap narkotika tersebut, Yuli Beribe menyampaikan bahwa ketiga orang tersangka telah melanggar UU , antara lain, tersangka berinisial MT telah melanggar pasal 114 ayat 1 ,pasal 112 ayat 1,dan pasal 127 ayat 1 huruf A UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka TAT telah melanggar pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 ,UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, sedangkan SL telah melanggar pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf A, UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Yuli Beribe kembali menjelaskan pada bulan juni 2019, BNNP NTT bidang pemberantasan tindak pidana narkotika berhasil mengungkap tiga tersangka pemberantasan tindak pidana narkotika dan proses penangkapan berlangsung di pelabuhan Labuan bajo, Kabupaten Manggarai Barat. dua dari tersangka tersebut merupakan residivis.

Yuli Beribe menambahkan, penangkapan terhadap tiga tersangka berlangsung pada hari jumat, 21 juni 2019 dan penangkapan berlangsung di pelabuhan labuan bajo Kabupaten Manggarai barat. Oleh petugas BNNP NTT melakukan penangkapan terhadap 2 orang tersangka dan 1 tersangka lainnya di tangkap di luar NTT yakni di Surabaya.

“Proses penangkapan kami lakukan di Kabupaten Manggarai barat, Labuan bajo dan ketiga tersangka tersebut dua orang laki — laki dan satu orang perempuan. dari ketiga tersangka tersebut satu tersangka berada di luar NTT yakni di Surabaya oleh sebab itu petugas dari BNNP NTT kemudian melakukan penangkapan di Surabaya ,” jelas Yuli Beribe.

Yuli Beribe saat jumpa mengatakan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika , BNNP NTT menghimbau kepada awak media maupun masyarakat NTT agar dapat bekerjasama mendukung dan turut partisipasi membantu BNNP NTT dalam melakukan tugasnya memberantas segala bentuk tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. dimana ketika mengetahui adanya peredaran gelap narkotika di masyarakat maupun lingkungan dapat menyampaikan kepada BNNP NTT. dan dengan segala keterbatasan namun dengan semangat , BNNP NTT akan selalu dan dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam pemberantasan tindak pidana narkotika di NTT.

” kami BNNP NTT bidang pemberantasan tindak pidana narkotika akan selalu melakukan pencegahan dan pemberantasan narkotika, oleh sebab itu kami mohon dukungan dan partisipasi dari pihak media atau wartawan maupun masyarakat agar dapat membantu BNNP NTT dalam melakukan tugasnya dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika, “himbau Yuli Beribe.
(CP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *