Tahun 2019 BNNP NTT Berhasil Laksanakan Tiga Capaian Kinerja Rehabilitasi

Kupang,Indonesia Menyapa. Com
Guna mengetahui capaian kinerja yang telah dilakukan bidang rehabilitasi BNNP NTT selama kurun waktu di tahun 2019 ini, maka bidang rehabilitasi BNNP NTT telah berhasil melaksanakan tugas utama di bidang P4GN dimana merupakan tugas dan tanggung jawab organisasi yang berkaitan dengan program rehabilitasi berkelanjutan.

Kepala bidang rehabilitasi, Stef Joni Didok, SH. Kepada wartawan saat mengelar jumpa pers di kantor BNNP NTT, selasa (12/11/2019) menjelaskan bahwa ada 3 capaian kinerja bidang rehabilitasi BNNP NTT pada tahun 2019 yakni yang pertama penguatan lembaga rehabilitasi instansi pemerintah, yakni melakukan penguatan dengan memberikan fasilitas rehabilitasi milik pemerintah yang operasional nya adalah lembaga rehabilitasi dan siap operasional sebanyak 12 fasilitas dan peningkatan kemampuan bagi petugas rehabilitasi sebanyak 25 orang melalui pelatihan intervensi psikososial.

” ada 12 fasilitas lembaga milik instansi pemerintah yang disiapkan untuk penguatan rehabilitasi dan juga disiapkan sebanyak 25 orang petugas untuk peningkatan kemampuan rehabilitasi,” jelas Joni Didok

Selanjutnya Joni Didok mengatakan kegiatan capaian kinerja yang kedua yaitu penguatan lembaga rehabilitasi komponen masyarakat .
Bidang rehabilitasi BNNP NTT pada capaian yang kedua yaitu, melakukan penguatan terhadap lembaga rehabilitasi milik komponen masyarakat sebanyak 4 fasilitas operasional
Dan kegiatan capaian yang ketiga adalah pascarehabilitasi penyalah guna dan atau pecandu narkoba.
Dijelaskan bahwa jumlah penyalahguna dan korban penyalahgunaan serta pecandu narkotika yang menjalani layanna pascarehabilitasi sebanyak 60 orang.

Kepala bidang rehabilitasi kembali mengatakan bahwa faktor penyebab keberhasilan capaian kinerja bidang rehabilitasi P4GN dikarenakan dalam pelaksanaan kegiatan penguatan lembaga rehabilitasi milik instansi pemerintah dan komponen masyarakat dilakukan dengan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Yang berikut adanya hubungan dan kerjasama yang baik dari BNNP NTT dan BNNK serta jajarannya dengan stakehoulder dan pemegang kebijakan.
Disamping itu juga adanya komitmen yang tinggi dari para stakehoulder penyelenggara rehabilitasi milik instansi pemerintah.

Terkait dengan keberhasilan capaian kinerja bidang rehabilitasi tersebut, Kepala bidang rehabilitasi, Joni Didok mengatakan bahwa selanjutnya akan dilakukan rencana aksi dan strategi ke depan dengan tujuan dapat meningkatkan jumlah instansi atau lembaga agar turut berpartisipasi dalam penanganan korban penyalah guna atau pecandu Narkoba.
(CP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *