Poktan Nusa Dua Pariti Lakukan Simbolis Panen Jagung Varietas Lamuru dengan Hasil Memuaskan

Sulamu, Indonesia menyapa. Com
Kelompok Tani Nusa dua dan Kelompok tani Setia kawan binaan BPTP Balitbangtan NTT yang berada di desa Pariti kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang secara simbolis melakukan panen simbolis jagung varietas lamuru dengan hasil yang memuaskan.

Panen simbolis jagung varietas Lamuru yang di hadiri oleh Sekcam Sulamu, Paulus Gana, SE, Kepala Desa Pariti, Melkior Radja, Lurah Sulamu, Kapolsek Sulamu, para penyuluh, Pendeta Gereja Sulamu, Pimpinan BRI Unit Oesao, Danramil Sulamu, para ketua poktan beserta anggota poktan,
kepala dinas pertanian Kabupaten Kupang, kepala BPTP NTT dan para tokoh masyarakat tersebut merupakan panen perdana bagi poktan Nusa dua .

Ketua poktan Nusa dua, Lasarus Noach kepada wartawan disela – sela kegiatan bimtek Tematik panen, pasca panen, temu lapang dan panen simbolis jagung varietas lamuru senin (28/10/2019) di desa pariti, mengatakan bahwa Panen simbolis jagung varietas lamuru tahun ini diperkirakan sekitar kurang lebih 7,7 ton per Ha dan hasilnya lebih banyak dari sistem tanam yang lama sebelum mendapat pendampingan dari BPTP NTT.

Dikatakan pula bahwa selama mendapat pendampingan dan binaan dari BPTP NTT dan dinas pertanian Kabupaten Kupang maka ada Perkembangan dan peningkatan hasil panen yang sebelumnya hanya 2 ton.disanping itu juga keberhasilan poktan Nusa dua tersebut didukung pula dengan adanya bantuan swadaya dari ketua kelompok berupa sarana dan prasarana penunjang lainnya dan juga sinergitas dari BPTP NTT dan Dinas pertanian Kabupaten Kupang.

” kami selaku poktan sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari pemerintah untuk sarana motor air dan pendukung lainnya agar dapat menunjang perkembangan pertanian jagung. dan juga kami sangat berharap pendampingan tingkatkan senantiasa terus berkelanjutan sehingga produksi jagung terus semakin ditingkatkan, ” ujar Lasarus.

Kelompok tani (Poktan) Nusa Dua yang beranggotakan 30 orang di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang tersebut senantiasa mendapat
Pendampingan oleh BPTP berupa penanaman varietas jagung Lamuru yang dikembangkan di lahan seluas 1 hektar.

Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pi, M.Si usai memanen jagung varietas Lamuru di Desa Pariti-Kecamatan Sulamu, menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga dengan kerja keras petani di poktan Nusa Dua.

Menurut Rudlof, dirinya memang baru sebulan lebih bertugas di BPTP NTT. Walaupun begitu, dirinya sangat senang melihat semangat dan kerja sama yang luar biasa para petani dalam mengembangkan jagung Lamuru.

Menurut Kepala BPTP Balitbangtan NTT tersebut, panen jagung perdana ini menunjukan kerja bersama antara petani dengan penyuluh dari BPTP NTT sudah berjalan sangat baik. Ilmu yang diperoleh dari penyuluh diharapkan bisa diterima dan diterapkan di lapangan.

“Jagung Lamuru ini bukan untuk dikonsumsi saja tetapi akan dijadikan benih. Untuk itu saya harapkan poktan Nusa Dua terus kembangkan dan menjadi pemasok benih untuk daerah lain di Kabupaten Kupang,” jelas kepala BPTP.

Dikesempatan yang sama, Penanggung jawab kegiatan,  Ir. Adriana Bire, M.Si mengatakan kegiatan temu lapang ini sesungguhnya sangat positif. Melalui temu lapang, dapat digunakan sebagai media penyampaian teknologi unggulan yang dihasilkan oleh Balit dan BPTP kepada pengguna.

Menurut Adriana, saat ini peredaran benih di lapangan merupakan masalah yang harus ditanggulangi. Dia menyebutkan bantuan benih dari pemerintah datangnya terlambat setelah musim tanam lewat. Selain itu, jumlah kebutuhan benih tidak terpenuhi, kualitas benih kurang baik juga mutu benih kurang baik.

“Pemerintah sejak tahun 2015 telah mencanangkan program desa mandiri benih (DBM). Harapannya petani tidak lagi kesulitan mendapatkan benih unggul dan bermutu,” jelas Adriana.

Pada kesempatan panen simbolis jagung varietas lamuru, juga diselenggarakan bimtek tematik panen bagi petani dengan tujuan agar dapat meningkatkan komunikasi, koordinasi dan desiminasi hasil inovasi teknologi Balitbangtan melalui sekolah lapang kedaulatan pangan dan juga mendukung swasembada pangan teritegrasi desa mandiri benih (SL-DMB).

Kepala Dinas  Pertanian Kabupaten Kupang, Ir. B. Siallagan, M.Si, dalam sambutan nya mengatakan, bangga dengan hasil panen jagung varietas Lamuru ini. Pemerintah Kabupaten Kupang saat ini memiliki program Revolusi 5P dimana salah satunya adalah revolusi pertanian.

“ bupati dan Wakil bupati Kupang selalu tegaskan tidak mau laporan dari bawah  sekedar Asal Bapak Senang (ABS). Budidaya jagung Lamuru ini hasilnya sangat nyata dan kita dukung penuh Pariti jadi desa cikalbakal benih dan sumber penangkar benih padi dan jagung di Kabupaten Kupang.
(CP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *