Bimtek Bali – Nusra DiHadiri Perwakilan staf BPTP-Balitbangtan-NTT

Bali, Indonesia menyapa.com
Untuk lebih meningkatkan pengelolaan portal PPID, maka Portal Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi kementerian pertanian melaksanakan Bimtek Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik yang berlangsung pada tanggal 11 – 13 April 2019 di BPTP Bali di Denpasar .
Hadir pada kegiatan tersebut sesuai rillis yang diberikan oleh Balitbangtan NTT, sejumlah peserta, kurang lebih 20 orang dan salah satu diantaranya adalah perwakilan dari BPTP-Balitbagtan-NTT.

Bimtek yang di gelar tersebut dibuka dengan resmi oleh Kepala BPTP Bali (Dr. Drh. I Made Ray Yasa, MP) yang didampingi Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Publik -Biro Humas dan Informasi Publik Sekjen Kementan Jakarta (Wahyu Indarto).
Dalam sambutannya saat membuka bimtek, Ray Yasa menyampaikan bahwa pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat wajib dilakukan dan juga melalui PPID Kementan dapat menunjukkan kemajuan dalam pelayanan informasi public.

Sebagaimana diketahui bahwa Portal Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi kementerian pertanian merupakan salah satu strategi dalam melaksanakan pengembangan media informasi bagi kebutuhan internal maupun eksternal suatu organisasi seperti, Kementerian Pertanian yang merupakan situs web yang terintegrasi dengan sistem aplikasi pendukung sistem informasi publik berbasis web yang dikembangkan PPID.
Pengembangan portal dengan tujuan agar suatu organisasi seperti halnya Kementerian Pertanian dapat memberikan layanan yang optimal kepada pemangku kepentingan dalam memperoleh akses informasi menggunakan media internet.
Selain itu tujuan utama sebuah portal adalah membangun komunikasi dengan cara mengikat pengunjung secara sukarela kedalam layanan yang disediakan.

Dalam kesempatan yang sama, Wahyu Indarto, Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Publik -Biro Humas dan Informasi Publik Sekjen Kementan Jakarta, mengatakan bahwa setelah disahkan dan diimplementasikan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), tuntutan akan keterbukaan dalam memperoleh informasi semakin mendesak.

Dijelaskan bahwa, Kementerian pertanian diwajibkan menyediakan, memberikan dan menerbitkan informasi publik yang berada dibawah kewenangannya kepada pemohon informasi publik secara, akurat, benar, dan tidak menyesatkan.
Beberapa hal penting lainnya yang menjadi penekanan dari materi-materi yang disampaikan selama bimtek bahwa setiap UPT harus segera mengusulkan nama TIM / pejabat dan pelaksana PPID ke Biro Humas dan Informasi Publik melalui Sekjen Kementerian Pertanian untuk diterbitkannya surat keputusan dan user name. Oleh karena itu diharapkan pula agar setiap UPT membuat rencana biaya khusus untuk kegiatan PPID yang mencakup pendanaan untuk pengadaan perangkat kerja dan biaya operasional lainnya.
Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan, maka perlu disediakan ruangan khusus yang dilengkapi dengan sarana prasarana (perangkat computer, internet, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan).

Dokumen-dokumen penting yang harus dimuat dalam Portal PPID, yaitu: Profil, sejarah, Visi Misi, DIPA, LAKIP series 5 tahun terakhir, RENSTRA, laporan keuangan, DIPA, rekapitulasi LHKP, LHKASN yang kesemuanya itu dalam bentuk file PDF yang paling tidak harus di-update setiap semester atau setiap tahun.
bimtek ditutup oleh Kepala Biro Informasi Publik (Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr, PhD) pada hari Sabtu, tanggal 13 April 2019, jam 11.00 wita
(CP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *