Pembiayaan BFI Finance Capai Rp14,3 Triliun

IM – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) mencatatkan total pembiayaan sebesar Rp14,3 triliun sepanjang 2017 atau tumbuh 33,5% dari perolehan di 2016. Capaian itu melampaui target awal tahun yang ditetapkan sebesar Rp13 triliun.

Dari nilai pembiayaan itu, BFI Finance membukukan laba bersih sebesar Rp1,18 triliun atau tumbuh 49% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp798 miliar.

Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono mengatakan pertumbuhan tersebut didukung 342 gerai perusahaan di seluruh Indonesia, dari Sumatra Utara hingga Papua.

“Pertumbuhan ini hasil dari strategi pemasaran yang tepat, perbaikan kinerja di seluruh wilayah operasional perusahaan, serta kondisi likuiditas perbankan yang baik sehingga dapat menurunkan tingkat bunga pinjaman perusahaan,” ujar Sudjono melalui rilisnya, kemarin.

Dari total pembiayaan, kata dia, pembiayaan mobil bekas memberikan kontribusi terbesar dengan persentase 70% yang diikuti pembiayaan sepeda motor bekas dan alat-alat berat (termasuk mesin) masing-masing sebesar 13%. Sisanya diisi pembiayaan mobil baru dan properti yang masing-masing berkontribusi sebesar 2%.

Keberhasilan perusahaan itu pun tidak lepas dari kesuksesan perusahaan menjaga rasio pembiayaan bermasalah atau non-performance financing (NPF) di bawah 1%, yaitu 0,95%, atau lebih rendah dari persentase rata-rata industri yang berkisar 2,96% berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia per Desember 2017.

“Kami mengimplementasikan strategi pengendalian risiko terintegrasi dari proses analisis kredit hingga manajemen penagihan yang efektif dan efisien,” jelas Direktur Risiko Perusahaan BFI Finance Sigit Hendra Gunawan.

Sigit melanjutkan perusahaan terus berfokus untuk menjaga NPF perusahaan di bawah 1,5% di masa-masa mendatang untuk kelangsungan usaha yang berkelanjutan.

Direktur Bisnis BFI Finance Sutadi menambahkan, untuk di 2018, BFI Finance memproyeksikan penyaluran pembiayaan atau kredit dapat tumbuh pada kisaran 20% dan memperluas jaringannya dengan membuka sekitar 40 gerai baru, termasuk pula peluncuran produk baru yakni BFI Syariah pada pertengahan kuartal I 2018. (Try/E-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *